Antena Wajanbolic terdiri dari 3 bagian utama :
1. Reflektor berbentuk Parabola menggunakan Wajan
2. Bagian Sensitif antena berbentuk Tabung berisi USB WLAN
3. Kabel penghubung antena ke komputer
Prinsip kerja antena Wajanbolic seperti antena parabola lainnya, yaitu menempatkan
bagian sensitif antena pada titik fokus parabola (wajan) sehingga semua gelombang
elektromagnet yang mengenai wajan akan terkumpul dan diterima oleh bagian sensitif
tersebut. Berikut ini kita bahas satu persatu.
1. Reflektor berbentuk Parabol menggunakan Wajan
Gunakan wajan dengan diameter minimal 40cm. Ukuran wajan lebih besar makin
baik karena akan lebih banyak gelombang radio yang diterima.

Hal terpenting pada bagian ini, adalah penentuan titik fokus wajan. Untuk itu gunakan
rumus dibawah ini :

Catat posisi titik fokus tersebut. Nantinya mulut Tabung Sensitif antena harus berada
pada titik fokus tersebut.Pasang Tutup Pralon 3” dengan mur/baut tepat ditengah wajan sebagai pemegang
Tabung bagian sensitif (lihat Gambar 1 A).

2. Tabung Sensitif Antena
Bentuk jadi Tabung sensitif dapat dilihat di Gambar 1B, berupa pipa pralon yang di
bagian dalamnya ditempatkan USB WLAN (Gambar 1C).
Sebagai Tabung dapat digunakan Pipa Pralon 3” sepanjang 23cm dan bungkus 16cm
dari panjangnya dengan Aluminium foil (Ingat ! Pipa Pralon 3” berdiameter 90cm),
Tutup salah satu ujung pipa yang terbungkus Aluminium dengan Tutup Pralon 3”.
Bagian dalam Tutup Pralon tersebut harus juga dilapisi Aluminium (Gambar 1D).
Buat lobang pada Pipa untuk menempatkan USB WLAN di dalam Pipa. Tentukan
Posisi USB WLAN 5cm dari Tutup Pralon. Jika digunakan Tabung ukuran lain, posisi
USB bisa ditentukan sebagai berikut :

Pasang USB LAN di dalam Tabung dan untuk memperkuat posisinya jepit dengan
Busa/Styrofoam (Gambar 1E).
Setelah Tabung Sensitif selesai pasang ke Wajan, bila perlu gunakan lem atau sekrup
(Lihat Gambar 1F)

Selamat Mencoba!!!!!!!!!!!!